Tradisi To Makula’ Pada Masyarakat Gereja Toraja di Lembang Batu Busa Toraja Utara
Keywords:
To Makula’, Tradisi, Gereja TorajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana gambaran tradisi To Makula’ pada masyarakat Gereja Toraja di Toraja Utara. 2) Apa saja faktor yang mempengaruhi terjadinya pergeseran tradisi To Makula’ pada masyarakat Gereja Toraja di Toraja Utara. 3) Bagaimana pergeseran tradisi To Makula’ pada masyarakat Gereja Toraja di Toraja Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif Deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung dengan mengambil 4 responden yakni 1 tokoh agama, 1 tokoh adat, 2 warga Toraja Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gambaran tradisi To Makula’ pada masyarakat Toraja Utara terbagi dalam tiga prosesi yaitu Dikamayai, Ma’ Balun, dan Ma’ Popennulu Sau’/ Ma’ Balik Tomate. Semua prosesi ini wajib dilaksanakan pada saat pelaksanaan tradisi To Makula’. 2) Faktor yang mempengaruhi terjadinya pergeseran tradisi To Makula’ adalah agama, ekonomi/ status sosial, serta kebudayaan dari luar. 3) Pergeseran tradisi To Makula’ pada masyarakat Gereja Toraja di Toraja Utara, dibagi menjadi dua versi yaitu Aluk Todolo dan Agama Kristen. Pada Aluk Todolo prosesi dalam tradisi To Makula’ terdiri dari beberapa prosesi serta tokoh adat yang sangat berperan dalam pelaksanaan tradisi To Makula’. Sedangkan menurut versi Agama Kristen pelaksanaannya sudah mengikuti perkembangan zaman serta yang berperan penting dalam tradisi To Makula’ ini adalah pendeta.