Analisis Eksistensi Ritual Leang Surukang, Kampung Limbua, Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep di Era Milenial
Keywords:
Eksistensi, Ritual, Leang SurukangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Mengidentifikasi latar belakang munculnya munculnya ritual “Leang Surukang” pada budaya Leang Surukang di kampung Limbua, kecamatan Minasatene kabupaten Pangkep, 2) Mendeskripsikan Eksistensi ritual Leang Surukang di kampung Limbua kecamatan Minasatene kabupaten Pangkep, dan 3) Menganalisis dampak sosial atau budaya yang ditimbulkan dari adanya budaya Leang Surukang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi untuk mengeksplorasi eksistensi budaya Leang Surukang di Kampung Limbua, Pangkep. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur dengan narasumber utama tokoh adat dan masyarakat setempat. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan tradisi ini di tengah perubahan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ritual Leang Surukang di Kampung Limbua berasal dari kisah mistis pasangan yang dikutuk menjadi batu dan berkembang menjadi tradisi pernikahan serta pencarian jodoh melalui prosesi adat, 2) Tradisi ini tetap bertahan dengan pergeseran makna dari sakral ke simbol harapan dan identitas budaya, terutama sebagai daya tarik wisata bagi generasi muda, dan 3) Modernisasi dan kurangnya dokumentasi menyebabkan minat generasi muda menurun, mengubah Leang Surukang dari ritual spiritual menjadi objek wisata budaya.